Perayaan Hari Desa Nasional Melalui Gema Tandan Desa

elokaltim.com, KUTAI KARTANEGARA- Peringatan Hari Desa Nasional pada 15 Desember menjadi momen penting untuk memperkuat komitmen membangun desa yang mandiri. Dengan tema “Ketahanan Pangan Nasional Dimulai dari Desa Swasembada Pangan,” momentum ini mendukung visi Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.

Di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), peringatan ini dirayakan melalui apel di Kecamatan Loa Kulu yang diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Selain itu, dilaksanakan juga pencanangan Gerakan Menanam Tanaman Pangan Desa (Gema Tandan Desa) sebagai upaya nyata mewujudkan ketahanan pangan.

Kepala DPMD Kukar, Arianto, menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan prioritas nasional yang juga tercermin dalam kebijakan alokasi Dana Desa (DD). Sebanyak 20 persen dari DD wajib dialokasikan untuk mendukung sektor pangan, seperti perkebunan, peternakan, pertanian, perikanan, hingga pengadaan sarana dan prasarana pendukung.

“Tahun 2025 ini, ketahanan pangan diarahkan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). BUMDes akan menjadi mitra penting sebagai penyedia pangan bagi program tersebut,” jelas Arianto, Rabu (15/1).

Arianto juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemkab Kukar, pemerintah desa, dan BUMDes untuk mewujudkan swasembada pangan di desa-desa. Meskipun mekanisme teknis masih menunggu arahan pusat, Pemkab Kukar berkomitmen mengintegrasikan program ini ke dalam perencanaan desa.

“Kami optimistis Gerakan Memanam Tanaman Pangan Desa dapat disinergikan dengan kebijakan nasional. Setiap desa akan diarahkan untuk mengembangkan potensi lokalnya, seperti menanam jagung, singkong, atau sayuran, sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri,” tutupnya.

Langkah ini juga menjadi dukungan konkret Kukar terhadap program Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia Swasembada Pangan.(atr)