Pemkab Kukar Memotivasi Desa Mandiri melalui Hasil Pembangunan Berkelanjutan
Teks foto : Kadis DPMD Kukar, Arianto bersama Sekdis Yusran Darma saat memegang Panji Keberhasilan Pembangunan Desa (istimewa)
elokaltim.com, KUTAI KARTANEGARA– Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) kembali menunjukkan komitmennya dalam pembangunan pedesaan dengan meraih penghargaan Panji Keberhasilan Pembangunan Wilayah Pedesaan terbaik kedua se-Kalimantan Timur (Kaltim) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim. Penghargaan ini diterima dalam rangka peringatan HUT ke-68 Kaltim.
Selain prestasi di tingkat provinsi, sejumlah desa di Kukar juga mengukir pencapaian gemilang di tingkat nasional. Salah satunya adalah Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun, yang dinobatkan sebagai Juara V Desa Wisata Nusantara. Ketua BPD Pela, Alimin Azarbaijan, juga berhasil meraih Juara 1 sebagai Pelopor Desa Wisata Inspiratif.
Prestasi lainnya diraih Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, yang mendapatkan penghargaan Desa Sadar Hukum dan Keterbukaan Informasi Publik. Kepala Desa Batuah Abdul Rasyid turut menerima Paralegal Justice Award, bersanding dengan Kepala Desa Kota Bangun II, Joko Purnomo. Sementara itu, Desa Loa Duri Ilir mencatatkan namanya sebagai Desa Cinta Statistik berkat inovasi pengelolaan data.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah desa yang telah berkontribusi dalam membawa nama baik Kukar.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras teman-teman di desa. Semoga ini menjadi motivasi bagi desa lain untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan,” ujar Arianto, Senin (20/1/2025).
Arianto juga menegaskan bahwa DPMD Kukar terus berupaya mendorong peningkatan potensi desa melalui pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Dengan optimalisasi aset dan sumber daya desa, diharapkan Pendapatan Asli Desa (PADes) dapat meningkat, menjadikan desa-desa di Kukar semakin mandiri secara fiskal.
“Beberapa BUMDes di Kukar telah mencatat omzet hingga miliaran rupiah. Ke depan, kami akan fokus agar capaian tersebut dapat dialokasikan sebagai PADes, sehingga desa bisa lebih mandiri dan sejahtera,” tutupnya.(atr)




