Figur Yang Cocok Nahkodai Benua Etam,Ketua Gapensi Samarinda : Yang mengerti dinamika dunia usaha
Elokaltim.com, SAMARINDA– Setelah ditetapkannya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim, pimpinan Benua Etam haruslah figur yang mengerti dan memiliki pengalaman di dunia usaha agar kebijakan-kebijakan yang diambil dapat berdampak positif bagi pengusaha lokal khususnya menghadapi tantangan pembangunan.
Ketua Gapensi Kota Samarinda ,H Gulman mengatakan pemimpin Kaltim ke depan harus benar-benar punya pengalaman di dunia usaha,karena tanpa itu sangat sulit memahami kebutuhan dan tantangan yang dihadapi pengusaha lokal.
“pengalaman di dunia usaha menjadi modal penting bagi seorang Gubernur agar mampu membuat kebijakan yang tidak hanya teoritis, tetapi juga relevan dan dapat diimplementasikan,” jelas Gulman yang juga pengurus Kadin Kota Samarinda.

Gulman juga menerangkan perlunya regulasi yang secara spesifik mendukung pengusaha lokal, seperti Peraturan Gubernur (Pergub) yang memberi prioritas kepada mereka dalam proyek-proyek pembangunan.
“Pengalaman itu penting untuk menciptakan kebijakan yang berpihak. Kalau pemimpin tidak memahami dunia usaha, pengusaha lokal akan terus terpinggirkan,” lanjutnya.
Lebih lanjut dijelaskan Gulman sampai saat ini pengusaha lokal kerap menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses permodalan dan minimnya dukungan dalam proyek-proyek besar.
Ia mencontohkan banyak pengusaha lokal di proyek IKN, hanya mendapat peran sebagai subkontraktor tanpa perlindungan memadai.
“Ini menunjukkan betapa pentingnya keberpihakan nyata dari pemimpin yang paham betul, bagaimana mengangkat pengusaha lokal agar mereka punya daya saing dan tidak hanya jadi pelengkap,” jelas Gulman telah berpengalaman di bidang kontraktor sejak tahun 2003.
Ia juga menekankan bahwa jika seorang pimpinan daerah dengan pengalaman di dunia usaha akan lebih tanggap dalam menghadapi dinamika perekonomian daerah.
Sosok seperti itu diharapkan mampu membuka peluang lebih besar bagi pengusaha lokal untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
“Kami membutuhkan pemimpin yang paham risiko dan tantangan di dunia usaha, yang tahu bagaimana menciptakan solusi nyata,” ujar Gulman.

Gulman pun berharap masyarakat Kaltim lebih cermat dalam memilih Gubernur-Wakil Gubernur pada 27 November 2024 mendatang. Ia mengingatkan, pengalaman dan pemahaman dunia usaha harus menjadi salah satu pertimbangan utama.
“Keputusan ini akan menentukan nasib kita, termasuk nasib pengusaha lokal, selama lima tahun ke depan. Pilihlah pemimpin yang tidak hanya amanah, tetapi juga punya rekam jejak mendukung pengusaha lokal.” tutupnya.







